Penerapan Pemberian Rom Pasif Untuk Gangguan Mobilitas Fisik Pada Tn. B Dengan Cva Infark Di Ruang Mawar Kuning Atas Rsud Sidoarjo
Keywords:
Cerebral Vascular Accident (CVA) Infark , Active Range of Motion (ROM), Gangguan Mobilitas FisikAbstract
Mobilitas merupakan kemampuan individu untuk bergerak secara bebas, mudah, dan teratur dalam mempertahankan kondisi kesehatan. Mobilitas memiliki peran penting dalam meningkatkan kesehatan, memperlambat perkembangan penyakit, khususnya gangguan degeneratif, serta mendukung pemenuhan kebutuhan aktualisasi diri. Gangguan mobilitas dapat disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain nyeri, kelemahan otot, kekakuan otot, gangguan keseimbangan, dan masalah psikologis. Tujuan: Mengidentifikasi penerapan latihan Active Range of Motion (ROM) dalam mengatasi gangguan mobilitas fisik pada pasien dengan diagnosis Cerebral Vascular Accident (CVA) infark di Ruang Mawar Kuning Atas Rumah Sakit Umum Daerah Sidoarjo. Hasil: Berdasarkan intervensi keperawatan yang diberikan kepada pasien dengan gangguan mobilitas fisik berhubungan dengan penurunan kekuatan otot, yang ditandai dengan keluhan kesulitan menggerakkan ekstremitas, penurunan kekuatan otot, dan keterbatasan rentang gerak, diperoleh hasil bahwa setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 3 × 24 jam, luaran yang diharapkan dapat tercapai. Hal tersebut ditunjukkan dengan adanya peningkatan kemampuan pergerakan ekstremitas, kekuatan otot, dan rentang gerak (Range of Motion/ROM). Kesimpulan: Berdasarkan hasil pengkajian keperawatan, peneliti menetapkan diagnosis keperawatan Gangguan Mobilitas Fisik (D.0054), yang ditandai dengan ketidakmampuan pasien menggerakkan ekstremitas secara mandiri. Penerapan latihan Active Range of Motion (ROM) berkontribusi dalam meningkatkan mobilitas fisik pasien
Downloads
References
Amila, Sinaga, J., & Sembiring, E. 2018. “Pencegahan Stroke Berulang Melalui Pemberdayaan Keluarga Dan Modifikasi Gaya Hidup.” Abdimas 2(22):143–49.
Boehme, A.K., Esenwa, C., Elkind, M. S. 2017. “Stroke Risk Factors, Genetics, And Prevention.”
Donkor, E. S. 2018. “Stroke In The 21th Century: A Snapshot Of The Burden, Epidemiology, And Quality Of Life. Stroke Research And Treatment,.” 1–10.
Muttaqin, A. 2018. “Asuhan Keperawatan Pada Klien Dengan Gangguan Sistem Persarafan. Salemba Medika.”
Nursalam. 2018. “Buku Manajemen Keperawatann.”
Potter And Perry. 2010. Fundamental Of Nurshingbuku 3 Edisi. Jakarta.
Ppni. 2017. “Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia:Definisi Dan Indikator Diagnostik, Edisi 1 Cetakan Iii (Revisi), Jakarta.”
Ppni. 2019. “Standar Intervensi Keperawatan Indonesia (Siki) Edisi I. Jakarta.”
Ppni. 2019. “Standar Luaran Keperawatan Indonesia (Slki) Edisi I. Jakarta.”
Rachman, Tahar. 2018. “Evaluasi 1.” Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952. 10–27.
Riskendis. 2018. “Riskesdas, ‘Laporan Riskesdas 2018 Kementrian Kesehatan Republik Indonesia’, Laporan Nasional Riskesdas 2018, 154–65.”
Supardi, Yunia. 2017. Koleksi Program Tugas Akhir Dan Skripsi Dengan Android. Jakarta: Elex Media Komputindo.
Amanda, D. S. (2018). Laporan Kasus Stroke Infark. Naskah Publikasi.
Amila, Sinaga, J., & Sembiring, E. 2018. “Pencegahan Stroke Berulang Melalui Pemberdayaan Keluarga Dan Modifikasi Gaya Hidup.” Abdimas 2(22):143–49.
Boehme, A.K., Esenwa, C., Elkind, M. S. 2017. “Stroke Risk Factors, Genetics, And Prevention.”
Donkor, E. S. 2018. “Stroke In The 21th Century: A Snapshot Of The Burden, Epidemiology, And Quality Of Life. Stroke Research And Treatment,.” 1–10.
Muttaqin, A. 2018. “Asuhan Keperawatan Pada Klien Dengan Gangguan Sistem Persarafan. Salemba Medika.”
Nursalam. 2018. “Buku Manajemen Keperawatann.”
Potter And Perry. 2010. Fundamental Of Nurshingbuku 3 Edisi. Jakarta.
Ppni. 2017. “Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia:Definisi Dan Indikator Diagnostik, Edisi 1 Cetakan Iii (Revisi), Jakarta.”
Ppni. 2019a. “Standar Intervensi Keperawatan Indonesia (Siki) Edisi I. Jakarta.”
Ppni. 2019b. “Standar Luaran Keperawatan Indonesia (Slki) Edisi I. Jakarta.”
Rachman, Tahar. 2018. “Evaluasi 1.” Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952. 10–27.
Riskendis. 2018. “Riskesdas, ‘Laporan Riskesdas 2018 Kementrian Kesehatan Republik Indonesia’, Laporan Nasional Riskesdas 2018, 154–65.”
Supardi, Yunia. 2017. Koleksi Program Tugas Akhir Dan Skripsi Dengan Android. Jakarta: Elex Media Komputindo.
Amanda, D. S. (2018). Laporan Kasus Stroke Infark. Naskah Publikasi.
Amri, I. (2017). Pengelolaan Peningkatan Tekanan Intrakranial. MEDIKA TADULAKO, Jurnal Ilmiah Kedokteran, 4(3).
Chaidir, R., & Zuardi, I. M. (2014). Dengan Bola Karet Terhadap Kekuatan Otot Pasien Stroke Non Hemoragi Di Ruang Rawat Stroke Rssn Bukittinggi Tahun 2012. Naskah Publikasi, I(I).
Darotin, R., Nurdiana, & Nasution, T. H. (2017). Analisis Faktor Prediktor Mortalitas Stroke Hemoragik Di Rumah Sakit Daerah dr. Soebandi Jember. NurseLine Journal, 2(2).
Dash, D., Bhashin, A., Pandit, A., Tripathi, M., & Prasad, K. (2014). Risk Factors and Etiologies of Ischemic Strokes in Young Patients : A Tertiary Hospital Study in North India. Journal of Stroke, 16(3), 173–177.
Hafsari, D., Neylan, R. A., & Zanariah, Z. (2018). Left Hemiplegia and Nerves VII and XII Paresis Et Causa Non-Hemorrhagic Stroke. Majority, 7(3), 163– 167.
Husna, M., Kusworini, & Wulansari, D. A. (2015). Correlation Between Leukocyte Count When Admitted In Emergency Room (Er) With Clinically Acute Ischemic Stroke Patients. MNJ, 1(2), 46–51.
Iqbal, M., Frida, M., & Yaswir, R. (2014). Artikel Penelitian Perbedaan Rerata Kadar Gula Darah pada Luaran Stroke Iskemik Berdasarkan Indeks Barthel. Jurnal Kesehatan Andalas, 3(3), 435–439
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ahmad Labib Umam Musthofa (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.






